KORBAN FIRST TRAVEL DAN PEMILIK FIRST TRAVEL AKAN BENTUK TIM PENYELAMAT ASET FIRST TRAVEL

Salah satu aset pemilik First Travel yang berkeliaran di jalan kemarin malam

PERS RILIS

JAKARTA, advokatprorakyat.org - Senin, 16 Juli 2018, Kuasa Hukum Jamaah First Travel dari Advokat Pro Rakyat, Riesqi Rahmadiansyah, bersama kuasa hukum dari Andika Surachman, Anniesa Hasibuan dan Siti Nuraida Hasibuan. Menyatakan akan segera membentuk tim penyelamat untuk aset, dalam hal tersebut mereka akan bekerja untuk mencari dan memperjuangkan aset yang sudah disita atau mungkin ada aset yang belum disita, hal tersebut makin menjadikan para kuasa hukum baik dari jamaah maupun masih memiliki harapan bahwa ada aset yang masih dapat bisa kita kumpulkan, dan kita temukan agar dapat disita dan jika nanti ditingkat banding atau kasasi aset tersebut tidak kembali disita untuk Negara, agar segera digunakan untuk memberangkatkan jamaah.

Menurut Wirananda Goemilang, “Bahwa hingga detik ini klien kami belum menerima bukti salinan aset yang disita dan ini sangat mengganggu proses banding kami, karena kami semua (Tim PH dan klien) ingin agar aset seluruhnya digunakan untuk keberangkatan“, cetusnya, hal tersebut mengingatkan kita bahwa salah satu Kuasa Hukum Andika, Karolus Seda, pernah mengatakan bahwa Andika jamin seluruh asetnya bernilai lebih dari 150 Milyar Rupiah, itu adalah murni hasil dari keuntungan PT First Anugrah Karya Wisat selama 9 Tahun menjalankan bisnis ini.

Kuasa hukum Andika lainnya, Muhamad Akbar, menyatakan “Terkait aset tersebut dalam amar putusan memang yang disita adalah Nomor 1-529, tetapi tidak diperinci, sedangkan daftar bukti yang disita saja kami belum terima, hal tersebut sangatlah aneh”, mengingat setiap tahapan proses peradilan pidana, ada mekanisme tahap dua, yaitu ketika Kepolisian melimpahkan berkas beserta tersangka untuk selanjutnya di bawah kewenangan kejaksaan, tetapi hingga saat ini, Kejaksaan belum pernah memberikan keterangan apa saja yang disita.

Menurut Riesqi Rahmadiansyah, kasus first travel ini ada 2 dimensi permasalahan, dimensi pertama adalah pencabutan lisensi, yang berujung gagal berangkat, kemudian adalah permasalahan aset, jika memang masalah aset menurutnya ada hal yang sangat aneh terjadi, “Kemarin (Ahad) malam tim kami melihat mobil pajero berwarna putih yang disinyalir milik salah satu pemilik First Travel berkeliaran di Jakarta Timur, kami jadi bingung dimana sebenernya fisik barang yang disita tersebut, bahkan kami sempat memvideokan.“ Hal tersebut membuat Advokat Pro Rakyat yakin akan meminta komisi III dan komisi VIII terlibat, dan untuk itu Advokat Pro rakyat sudah bersurat ke komisi III dan VIII tetapi belum ditanggapi.

Terkait aset tersebut memang kedua belah kuasa hukum, baik dari Andika yang diwakili Wirananda Goemilang dan Muhamad Akbar sudah bersepakat bersama kuasa hukum jamaah First Travel, Riesqi Rahmadiansyah, bersatu untuk mencari dan memperjuangkan aset yang baik sudah disita ataupun belum disita, karena kekhawatiran ada pihak yang memanfaatkan ini untuk mengambil keuntungan pribadi, karena kami sudah pegang daftar aset yang dimiliki Andika selama memiliki First Travel selama 9 tahun dan akan kita cocokan jika nanti kita sudah dapatkan dokumen resmi dari kejaksaan, terkait aset yang sudah disita untuk Negara, dan kami ingin agar media membantu mengawal kasus ini, cetus Riesqi Rahmadiansyah.


Narahubung :
Wirananda Goemilang : 0812-1299-9709
Muhamad Akbar          : 0812-9785-6454
Riesqi Rahmadiansyah : 0812-9473-0926

*NB : Bagi rekan yang ingin video kami melihat mobil FT berkeliaran harap jaringan pribadi ke Riesqi Rahmadiansyah.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KORBAN FIRST TRAVEL DAN PEMILIK FIRST TRAVEL AKAN BENTUK TIM PENYELAMAT ASET FIRST TRAVEL"

Posting Komentar