RUTAN CIPINANG Tidak Mengizinkan Delapan Pemuda Bebas Karena Clerical Error Pada Petikan Putusan

Suasana Ruang Sidang Utama PN Jakarta Timur saat putusan terhadap delapan terdakwa kasus geng motor versus warga jatiwaringin. Setelah daripada sidang ini, produk hukum dari pengadilan berupa petikan putusan yang digunakan sebagai dokumen membebaskan delapan pemuda jatiwaringin ditolak oleh Rutan Cipinang karena terjadi kesalahan penulisan (clerical error).

JAKARTA, advokatprorakyat.org - Pengadilan Negeri Jakarta Timur mengeluarkan petikan putusan vonis bebas bagi delapan pemuda Jatiwaringin akan tetapi petikan tersebut ditolak oleh Rutan Kelas I Cipinang karena terdapat kesalahan penulisan dalam petikan tersebut, pada Kamis (14/12).

Dalam ilmu hukum petikan putusan merupakan produk hukum dari pengadilan dan kesalahan penulisan disebut clerical error. Hal ini wajar terjadi karena penulis petikan juga manusia. Juga saat kemarin itu sidang selesai sore hari sehingga petikan diketik setelah selesai sidang, baru daripada itu produk hukum petikan putusan diantarkan ke Rutan Cipinang.

Akan tetapi sangat disayangkan Rutan Cipinang menolak petikan putusan tersebut yang sudah diantarkan oleh advokat dan jaksa untuk membebaskan delapan pemuda yang sudah divonis bebas. Dengan dalih kesalahan penulisan dan di luar jam kerja. Padahal Rutan Cipinang merupakan Lembaga Hukum juga.

Keluarga ke-delapan pemuda tersebut menunggu kejelasan hingga larut malam, karena sudah merindukan anak-anak mereka yang sudah ditahan selama masa persidangan di Rutan Cipinang. 

"Keluarga sudah menunggu mereka bebas sesuai amar putusan, akan tetapi sangat disayangkan Rutan Cipinang mempermasalahkan clerical error pada amar putusan majelis hakim walaupun sudah ada JPU dan Advokat sekalipun," ujar Sekjen Advokat Pro Rakyat.

Hari ini, Jumat (15/12) akan dilakukan renvoi dari petikan putusan tersebut atau perbaikan yang akan langsung digunakan untuk membebaskan delapan pemuda jatiwaringin dari Rutan Cipinang.
Sumber:
Redaksi Advokat Pro Rakyat

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "RUTAN CIPINANG Tidak Mengizinkan Delapan Pemuda Bebas Karena Clerical Error Pada Petikan Putusan"

Posting Komentar