KEMBALI KALAH DI PENGADILAN TINGGI, PEMERINTAH HARUS SEGERA BANGUN RUMAH SAKIT KHUSUS PARU DI KALIMANTAN

Putusan Pengadilan Tinggi Palangka Raya 

PALANGKA RAYA, advokatprorakyat.org - Putusan Pengadilan Negeri Palangka Raya nomor : 118/Pdt.G/LH/2016/PN Plk, telah dibacakan oleh majelis hakim tertanggal 22 Maret 2017. Putusan tersebut telah mengabulkan sebagian gugatan warga negara (CLS) terkait Bencana Kabut Asap tahun 2015.

Dalam putusannya Pengadilan Negeri Palangka Raya menyatakan bahwa pemerintah telah melakukan perbuatan melawan hukum, untuk itu diperintahkan kepada pemerintah untuk melaksanakan kewajibannya sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Namun, sebagian Para Tergugat yaitu Pemerintah Pusat Presiden RI, Kementerian KLHK, Kementerian Agraria/ kepala BPN, Kementerian Pertanian dan Kementerian Kesehatan justru melakukan upaya Banding ke Pengadilan Tinggi Kalimantan Tengah.

Banding tersebut telah melukai dan mencederai perasaan rakyat Kalteng yang secara langsung menjadi korban Kabut Asap 2015. Seharusnya pemerintah melakukan intropeksi dan menjalankan fungsinya sesuai dengan amanat Undang - Undang dan peraturan yang berlaku, bukannya melakukan perlawanan dan berhadap-hadapan dengan masyarakat.

Seakan menjawab keinginan rakyat Kalimantan Tengah, Banding dari perkara tersebut telah diputus oleh majelis hakim yang diketuai Setyaningsih Wijaya dan didamping Bambang Kustopo serta Puji Tri Rahadi memutuskan bahwa Banding para tergugat diterima, tetapi menguatkan putusan Pengadilan Negeri Palangkaraya, sehingga di salah satu kewajibannya Pemerintah harus membuat Rumah Sakit Khusus Paru. 

Info: CNN

Menurut Riesqi Rahmadiansyah selaku salah satu Kuasa Hukum Tim GAAs ( Gerakan Anti Asap ), “Ini adalah harapan rakyat Kalimantan, gugatan kami ini bukanlah gugatan yang sifatnya menang atau kalah, tetapi lebih kepada memberitahukan kepada Pemerintah Pusat khususnya Presiden Jokowi, bahwa kebakaran hutan itu masih menjadi hantu menakutkan yang dialami warga Kalimantan, sehingga pemerintah minimal haruslah mempersiapkan setidaknya rumah sakit khusus paru, dan juga dalam petitum kami, bahwa Peraturan Pemerintah yang belum dibuat, segera dibuatkan ini demi rakyat Kalimantan dan penangulangan dini terhadap kebakaran hutan“, terkait hal tersebut memang menurutnya pemerintah masih bisa mengunakan upaya hukum kasasi, tetapi alangkah eloknya jika kita semua bisa bersinergi untuk memberikan yang terbaik untuk warga Kalimantan agar meminimalisir kebakaran hutan.

Narahubung :
Riesqi Rahmadiansyah/Advokat Pro Rakyat/Kuasa Hukum Penggugat : 081294730926

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KEMBALI KALAH DI PENGADILAN TINGGI, PEMERINTAH HARUS SEGERA BANGUN RUMAH SAKIT KHUSUS PARU DI KALIMANTAN"

Posting Komentar