Dimana Kemenag Saat Jamaah First Travel Membutuhkan Haknya?

JAKARTA, advokatprorakyat.org - Sudah dua kali Advokat Pro Rakyat beserta Rekan Media, yang dalam hal ini kami dipertemukan dengan perwakilan Kementerian Agama melalui perbincangan Live di Kompas TV dan CNN Indonesia, tidak berhasil memahami itikad baik dari Kemenag untuk ikut bertanggung jawab dalam kasus First Travel sebagai pemberi izin biro perjalanan umroh First Travel dan juga pengawas di setiap perjalanan umroh. Akankah Kemenag kali ini berani tampil menjelaskan tanggung jawabnya bersama Advokat Pro Rakyat dan Perwakilan Jamaah? Atau seakan lepas tangan begitu saja? Hingga saat ini kami dan rekan media hanya berhasil menghubungi melalui sambungan telepon seperti video di bawah ini. Mari kita nilai bersama-sama 58.682 jamaah First Travel yang belum berangkat umroh padahal biaya perjalanan sudah disetorkan kepada First Travel.


Apa yang paling diharapkan saat ini oleh korban penipuan First Travel. Lalu adakah solusi Kementerian Agama agar korban penipuan bisa diberangkatkan umrah ke tanah suci. Kami membahasnya bersama kuasa hukum korban penipuan First Travel, Riesqi Rahmadiansyah dan Arfi Hatim Kasubdit Pembinaan Umrah Kemenag. (Sumber: Kompas TV)

Kasus Kegagalan Puluhan Ribu Anggota Jemaah Umrah First Travel untuk Berangkat ke Tanah Suci, Seharusnya Menjadi Pembelajaran Bagi Jemaah Lain Agar Cerdas dan Teliti Memilih Biro Perjalanan Umrah dan Haji. Penipuan Biro Umrah & Haji Memang Rawan Terjadi. Jika Sudah Kejadian, Siapa Nantinya yang Akan Mengganti Kerugian Korban Travel Lancung Tersebut? Untuk Membahasnya CNN Indonesia Prime News Menghadirkan Achmad Mustaqim (Anggota Komisi VIII DPR RI), Riesqi Rahmadiansyah (Kuasa Hukum Korban First Travel), Mastuki (Kabiro Humas Kementerian Agama RI). (Sumber: CNN Indonesia)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dimana Kemenag Saat Jamaah First Travel Membutuhkan Haknya?"

Posting Komentar